Bloggersignal.com – Blogger terkenal asal Azerbaijan, Huseyn Hasanov, kembali menjadi sorotan publik internasional setelah otoritas Rusia mengajukan kasus dugaan penggelapan pajak besar-besaran yang kini resmi memasuki tahap peninjauan oleh pihak kejaksaan. Kasus ini bukan sekadar berita biasa namun menjadi titik balik serius dalam perjalanan karier influencer yang awalnya dikenal luas lewat konten motivasi dan gaya hidupnya.
Menurut pernyataan dari Kantor Kejaksaan Kota Moskow yang dirilis baru-baru ini, berkas perkara terkait Hasanov dengan tuduhan penggelapan pajak senilai sekitar 170 juta rubel (setara hampir 4 juta Azerbaijani manat) telah diserahkan untuk diteliti dan disetujui sebelum resmi dilimpahkan ke pengadilan. Kasus ini menandai eskalasi baru setelah penyelidik menyelesaikan tahap awal penyidikan.
Kronologi Kasus
Cerita dugaan pelanggaran ini sebenarnya bermula jauh sebelum awal 2026. Hasanov memiliki sejumlah usaha di Rusia, termasuk bisnis yang menjual kursus pengembangan diri dan perusahaan jajanan cepat saji bernama Banda Foods yang didirikan pada 2023. Namun, otoritas pajak Rusia kemudian menemukan bahwa perusahaan tersebut memiliki utang pajak sekitar 800.000 rubel, dan sejumlah informasi legalitas serta alamat usaha yang dilaporkan dinilai tidak valid. Hal ini membuat badan pajak akhirnya melikuidasi perusahaan Hasanov pada Agustus 2025.
Selain itu, dua gugatan hukum telah diajukan terkait kursus yang dijualnya dengan nilai total lebih dari 2,6 juta rubel, yang semakin memperburuk posisi hukum sang blogger. Sebelumnya pula, otoritas Rusia sempat memasukkan nama Hasanov ke dalam daftar pencarian nasional sehubungan dengan investigasi atas dugaan pencucian uang dalam skala besar yang berpotensi membuatnya menghadapi hukuman hingga 7 tahun penjara jika terbukti bersalah.
Fakta Hukum yang Perlu Diketahui
Kasus ini tidak hanya sekadar masalah pajak biasa. Berdasarkan dakwaan yang diajukan, Hasanov dituduh melakukan penggelapan pajak dalam jumlah besar, suatu pelanggaran serius di bawah hukum pidana Rusia. Meski belum ada jadwal sidang resmi yang diumumkan, prosesnya telah mencapai tingkat di mana jaksa penuntut akan menilai apakah bukti cukup kuat untuk diteruskan ke persidangan formal.
Dalam hukum Rusia, penggelapan pajak dalam jumlah besar dapat mencakup tindakan seperti tidak melaporkan pendapatan yang sebenarnya, penggunaan struktur perusahaan fiktif, hingga manipulasi dokumen keuangan untuk menghindari kewajiban pajak. Jika terbukti, konsekuensinya bisa berupa denda berat, pembekuan aset, hingga hukuman penjara. Selain pajak, tuduhan pencucian uang juga membawa beban hukum yang semakin berat.
Dampak Bagi Karier dan Reputasi
Kasus hukum yang menimpa Hasanov punya dampak yang luas lebih dari sekadar potensi hukuman. Sebagai figur publik dengan jutaan pengikut di media sosial, citra dan kariernya kini menghadapi tekanan besar. Reputasi sebagai pembicara motivasi dan content creator yang pernah dianggap inspiratif kini dicap dengan dugaan skandal hukum dan keuangan. Kepercayaan publik terhadapnya dipastikan tergerus, terutama bagi para pengikut dan klien yang pernah membeli kursus atau layanan dari Hasanov.
Selain itu, berbagai pihak yang pernah menjalin kerja sama komersial kemungkinan akan menarik dukungan atau kolaborasi bisnis karena risiko reputasi yang menyertai kasus ini. Di era digital saat ini, brand dan influencer sering bergantung pada citra publik mereka dan berita tentang masalah hukum serius seperti ini sering kali berdampak jangka panjang, termasuk pada peluang endorsement dan proyek kreatif lain.
Respons dan Situasi Terbaru
Hingga kini, Hasanov sendiri belum memberikan komentar publik yang luas terkait tuduhan tersebut. Sementara itu, otoritas Rusia terus melanjutkan proses hukum. Penyerahan berkas dakwaan ke kejaksaan adalah langkah krusial sebelum kemungkinan persidangan berlangsung, yang kini ditunggu oleh publik dan pengamat hukum internasional.
Kasus Huseyn Hasanov menjadi pengingat nyata bahwa popularitas di dunia digital tidak membuat seseorang kebal terhadap mekanisme hukum, terlebih dalam urusan perpajakan dan bisnis. Bagaimana hasil akhir dari proses ini akan menjadi kisah penting dunia influencer dan hukum internasional di tahun-tahun mendatang.
